Teknologi Kartu CHIP

Teknologi Kartu CHIP Sebagai Alat Pembayaran di 2020

Secara normal, kartu merupakan alat identitas konsumen bank selain dari pada buku tabungan. Kartu memiliki keunggulan secara praktis dan lebih mudah dibawa kemana-mana apalagi seiring berkembang nya teknologi, kecanggihan dan keamanan nya pun menjadi semakin baik sehingga memudahkan kita sebagai pengguna untuk melakukan transaksi dengan cepat.

Sebagai perusahaan berbasis Fintech (Financial Technology), perbankan pun di upayakan agar bisa menjamin keamanan sekaligus transaksi para nasabah. Kartu ATM merupakan fasilitas yang diberikan dari pihak bank kepada nasabah untuk mempermudah bertransaksi secara langsung kapanpun dan dimanapun.

Perubahan Teknologi Kartu CHIP Di Era Ini

Dahulu kartu ATM menggunakan teknologi pita magnetic sebagai system keamanan yang digunakan, akan tetapi sejak tahun 2011 Bank Indonesia mengatur implementasi teknologi chip dan menggunakan PIN pada kartu ATM. Oleh karena itu, saat ini terdapat kartu ATM yang telah menggunakan teknologi chip dan masih ada juga yang menggunakan teknologi pita magnetic.

Berdasarkan ISO7813, data pada kartu ATM/Debit dituliskan pada 3 lajur paralel dibalik lapisan warna hitam pita magnet kartu untuk menjaga integritas seluruh data. Track pertama dan kedua berisi nama, nomor kartu, masa berlaku, dan CSC  (Card Security Code – CVV Visa, CVC MasterCard) untuk transaksi gesek langsung (CP – Card Present). Track ketiga opsional biasanya kosong. Informasi ini dapat diambil dengan magnetic card reader dan dikloning ke kartu lain

Teknologi Kartu CHIP

Teknologi kartu pintar dengan chip dikembangkan oleh EMV, konsorsium Uni Eropa dengan Master Card dan Visa. Dalam chip telah terintegrasi sistem komputer sederhana yang memastikan komunikasi antara kartu dan EDC dalam keadaan aman dan tersandikan sesuai standar ISO7816. Namun demikian, seiring kebutuhan kenyamanan pengguna, berkembang lagi teknologi contactless card berdasarkan standar ISO14443. Dengan adanya teknologi NFC card emulation pada smartphone, teknik tokenisasi dari kartu baru dapat digunakan setelah otentifikasi biometrik sehingga mempercepat waktu akses kartu dan pertukaran data dengan tetap menjaga keamanan.

Keuntungan menggunakan Kartu berteknologi Chip

  • Data transaksi lebih aman. Setiap transaksi dengan menggunakan Chip, akan menghasilkan rangkaian yang berbeda hal ini bertujuan agar data yang digunakan sulit untuk di gandakan.
  • Kapasitas Penyimpanan data yang lebih besar. Kapasitas data yang besar sangat mempengaruhi pada kecepatan setiap transaksi yang dilakukan.
  • Nominal Transaksi Lebih Banyak. Jika pada kartu ATM berpita magnetik, konsumen hanya dapat menarik uang tunai sebanyak Rp 10 juta/hari, sehingga pada kartu ATM dengan chip meningkat menjadi Rp 15 juta/hari. Bukan hanya nominal tarik tunai saja yang mengalami peningkatan, tetapi juga nominal transfer. Jika sebelumnya hanya sebesar Rp 25 juta/hari, kini nasabah pemegang kartu ATM dengan teknologi chip dapat mentransfer sebesar Rp 50 juta/hari.

Itulah perkembangan alat teknologi kartu yang selama ini kita gunakan untuk bisa bermain game sbobet gold. Dalam perubahan nya hingga menjadi lebih baik dari yang sebelumnya baik dari system keamanan, kapabilitas hingga nominal transaksi yang di inginkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *